Loading...

Printah-Perintah Lengkap Gammu SMS Gateway

5/26/2017 Add Comment

Kumpulan Perintah Gammu (SMS GATEWAY)

Pada tutorial sebelumnya saya sudah membagikan projek SMS Gateway yang bisa kamu dapatkan, dan kali ini saya berbagi kumpulan printah gammu.

Berikut perintah-perintahnya, baca hingga selesai beberapa keterangan penggunaan service gammu berikut.

Membuat Servis :
Gammu-smsd -c smsd -i   (Servis Gammu dengan nama Standar GammuSMSD)
Gammu-smsd -i -c smsdrc -n Modem1 (Servis Gammu dengan Nama Modem1)

Install service gammu :
gammu-smsd -c smsdrc -i

Menjalankan service gammu :
gammu-smsd -c smsdrc -s

Mendeteksi Modem :
gammu –identify

Kirim SMS Langsung :
gammu –sendsms TEXT 08xxxxxxxxxx -text "coba"

Kirim sms dengan metode inject :
gammu-smsd-inject -c smsdrc TEXT 08xxxxxxxxxx -text “coba”

Kirim sms dengan metode inject dengan jumlah karakter > 166 :
gammu-smsd-inject -c smsdrc EMS 08xxxxxxxxxx -text “coba”

Stop service gammu :
gammu-smsd -c smsdrc -k

Uninstall service gammu :
gammu-smsd -c smsdrc -u

Menghapus Servis :
Gammu-smsd -u (Menghapus servis gammu dengan nama standar GammuSMSD)
Gammu-smsd -n Modem1 -u (Hapus servis Gammu dengan nama Modem1)

Menjalankan Perintah Gmamu

Dari pengalmaan saya mempelajari gammu, saya menyarankan kepada anda untuk menggunkan software Console untuk menjalankan perintah-perintahnya.

Kenapa cosole ?
saat ini saya menggunakan console 2 sebagai terminal untuk menjalankan perintah gammu, alasannya karena console dapat memberikan informasi terhadap komponen gammu yang tidak support pada PC/Laptop kita.

Sedangkan tool lain , bahkan CMD pun tidak bisa demikian, nah jika kamu selalu mendapatkan masalah saat instal gammu, hal ini biasanya di sebabkan karena adanya komponen pada gammu yang mengalami crash atau bug.

jika kita mengetahui komponen yang rusak, maka kita tidak perlu mengganti gammu yang ada, namun kita hanya mengganti komponen yang rusak saja.

Kamu bisa download console di sini 

Download Aplikasi SMS Gateway dengan Gammu - PHP Gateway versi 1.0

5/23/2017 Add Comment

Tentang Aplikasi PHP Gateway Versi 1.0

PHP GATEWAY adalah sistem SMS Gateway yang di kolaborasikan dengan Gammu dan di bangun dengan bahasam pemogramman PHP Native.  PHP Gateway versi 1.0 di rilis pada hari senin, 1 mei 2017 sebagai projek yang bisa membantu teman-teman dalam mengembangkan sistem aplikasi SMS Gateway.

PHP Gateway dapat di kembangkan sesuai dengan kebutuhan anda, saya menggunakan MySQL (mysqli version) sebagai database dan PHP Native (non framework) . saya juga melengkapi komentar di hampir setiap listing penting dalam koding agar memudahkan para pengembang mengembangkan aplikasi ini.

PHP Gateway versi 1.0 ini memuat fitur sebagai berikut :

Fitru PHP Gateway Versi 1.0 

1. Master Data Usaer & Pelanggan
2. SMS Singel
3. Inbox
4. Outbox
5. Pesan Terkirim
6. Pesan Tertunda
7. SMS Masal
8. SMS Auto Resopn
9. SMS Terjadwal
10. SMS Ulang Tahun



Aplikasi PHP Gateway di dapat kamu miliki dan bebas dikembangkan dengan melakukan donasi terlebih dahulu, Nilai Donasinya silahkan kirim pesan pada kontak pesan di bawah ini,- sertakan email dan kegunaan bagi anda.  Saya akan segera membalasnya.
Saya akan membantu menjelaskan beberapa hal yang penting dalam sistem ini kepada setiap pembeli, maka jangan kawatir

Video PHP Gateway





Donasi ini saya anggap sebagai support teman-teman kepada saya saat membangun aplikasi ini, jujur saja hal ini karena ada keluarga yang harus saya biayai.

Buat programmer tentu tidak asing lagi dengan yang namaya Gammu kan... Gammu salah satu paket komplite yang sangat mudah di untuk mengembangkan aplikasi SMS gateway, selain tutorialnya banyak di jagat maya, Gammu juga merupakan freeware yang bebas kamu gunakan.

Jika kamu ingin mengembangkan sistem ini sebagai projek yang kamu miliki, kamu tidak perlu lagi memikirkan banyak algoritma program, kamu bisa mencontoh dari logika-logika yang ada di dalam PHP Gateway ini.

PHP Gateway di lengkapi dengan komponen berikut ini :

Komponen pada PHP Gateway

1. Gammu version

Saya menggunakan gammu versi 1.33.0 buildt 11:51:01 on may 29 2013. Dari hasil uji coba saya versi ini sangat setabil dan sudah teruji pada PHP Gateway v 1.0 ini. Kamu bisa mengecek versi gammu dengan cara masuk ke folder .../phpgateway/gammu/bin/ melalui CMD dan gunakan sintak gammu version.

Untuk perintah-perintah lengkap pada gammu saya sudah membahasnya secara khusu pada totorial berikut ini
Baca : printah-perintah lengkap pada gammu

2. Xampp dan PHP Versi

Saya menggunakan Xampp  versi 3.2.2 dengan versi php 7.0.13. ini tidak terlalu penting kamu ketahui, karean kamu bisa menggunakan xampp versi apa aja.

3. MySQLi

Mysqli yang merupakan versi terbaru.

4. Admin LTE

Anda pasti sudah kenal dengan template foenomenal ini kan ? Admin LTE di buat oleh Abdullah Almassed. Dan anda bisa menggunakan secara gratis, tempalte css ini sangat bagus dan tergolong komplite. kamu bisa mengaksesnya secara langsung dengan menggunakan url .../phpgateway/admin/ silahkan di coba.

5. Sweet Alert

Saya menambahkan Sweet Alert untuk untuk jendela konfimrasi pada program ini, jangan kawatir jika kamu belum terbiasa menggunakan komponen ini, kareana saya membahasnya secara detail dan di sertakan dengan video tutorialnya di sini.
Baca : Cara membuat notifikasi cantik sweet alert


6. Sweet Notif

Sebenarnya hampir sama dengan seet alert, cuma bedanya notif ini berada pada bagian samping sebelah kanan. Bedanya adalah, Sweet notif lebih sederhana dan tampil pada bagian samping. sedangkan Sweet alert tampil secara full secreen. 

Sebenarnya keduanya sama-sama sebagai notifikasi saja, untuk lebih rinci tentang penggunakan sweet nitif silahkan belajar lebih rinci di sini aja.
Baca : Cara Membuat Notifikasi sederhana dengan css Sweet Notif

Pengantar Sistem Keamanan Komputer

5/06/2017 Add Comment

Sudah lama seklai tidak menulis di blog ini karena kesibukan beberapa bulan ini yang fokus pada projek yang harus selesai secepatnya. namun kesempatan ini saya ingin berbagi materi dasar tentang sistem keamanan komputer.

Materi ini saya dapatkan saat belajar pada program megister (M.KOM) yaitu dengan DR Yuhandri S.Kom M.Kom. Sengaja saya tuliskan di blog ini supaya bisa menjadi refrensi bagi teman-teman dan khususnya saya sendiri. Yuk langsung saja ke pembahasan tenang keamanan komputer.

Pengantar dasar Sistem Keamanan Komputer :

Berikuti ini adalah dasar-dasar yang wajib dimiliki dan diketahui untuk memahami tentang keamanan komputer.

1. Mengeatahui bahasa pemogramman.
Pengetahuan bahasa pemograman manjadi dasar manjadi point pertama yang perlu diketahui dalam mempelajari keamanan komputer, secara umum perusak sistem komputer terdiri dari sebuah script atau kode program.

2. Menguasai pengetahuan perangkat keras dan perangkat lunak pengontrolnya (logika interfacing).
Perlunya memahami cara kerja pada sebuah perangkat keras yang terhunung pada sebuah komputer.

3. menguasai pengolahan instalasi komputer.
Instalasi komputer menjadi hal penting di ketahui jika ingin mendalami keamanan komputer, mustahil bisa mengetahui keamanan komputer tanpa memahami konsep instalasi  komputer.

4. menguasai dengan baik teori jaringan komputer, protokol, infrastruktur, media komunkasi.
Hal yang perlu juga di ketahui adalah tentang komunikasi protokol, infrastruktur, media komunikasi sebagai jalur utama komunikasi komputer.

5. Memahami cara kerja system operasi.
System operasi pada komputer juga menjadi hal yang penting untuk di ketahui dalam memahami keamanan komputer.

6. Memiliki "Pikiran Jahat".
Pikiran jahat dalam hal ini adalah pikiran kreative, pelunya mempraktekkan ilmu yang telah di terima. Namun jangan menyalah gunakan pengetahuan yang telah di miliki.

Apa yang perlu di amankan ?

1. physical
2. sistem operasi
3. crytograpy atau keamanan pesan
4. network security
5. database security literatur data supaya mudah di ambil/dicari mudah
6. Error detection (data mengalami perubahan atau tidak)
7. VPN
8. DLL

Diamankan oleh apa ?

1. Lingkungan.
Lingkungan yang mencakup kebakaran, iklam, gempa bumi, air, listrik, dan petir. Yaitu dengan memperhatikan tempat pada lingkungan komputer.

2. Orang
Keamanan secara fisik dari manusia yang tidak bertanggung jawab juga harus di perhatikan. Kemungkinan sabotase dan hal yang tidak di inginkan.

Apa yang di amankan ?

1. Perangkat keras
2. Perangkat lunak
3. Manusia.

Faktor-Faktor penyebab kejahatan komputer meningkat 

1. Aplikasi bisnis berbasis TI dan jaringan komputer menigkat, Online banking, e-commerce, Elecftroic data interchanange (EDI)
2. Desentralisasi Server
3. Transisi dari single vendor ke multi vendor
4. Meningkatnya kemampuan pemakai (user)
5. Kesulitan penegak hukum dan belum adanya ketentuan yang pasti
6. Semakin kompleks system yang di gunakan, semanikin bersarnya source code program yang digunakan
7. Berhubungan dengan internet

Membuat Form Transaksi Penjualan Dengan Java Netbeans

3/15/2017 199 Comments

Kali ini kita akan berbagi tutorial cara membuat form transaksi penjualan dengan Java Netbeans. Secara lengkap kamu dapat simak form transaksi dengan java netbeans ini melalui Video di bawah ini.

Form transaksi penjulan ini sangat sederhana sekali, kamu bisa mempelajari alur programnya dengan mudah. kamu juga dapat mengembangkan form transaksi ini untuk projek atau untuk belajar.




Saya akan memberikan projek latihan ini untuk di kembangkan, namun sebelumnya saya minta dukungan dengan kamu untuk mensupport saya dalam berkarya dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

Supprot sederhana ini terkadang membuat semangat untuk terus berkarya.  :D :D

Support saya dengan 4 Langkah sederhana :

  1. Like Fanspage Facebook saya, klik Sandi Fadilah Bahri
  2. Subscribe Channel Youtube saya, klik Sandi Fadilah Bahri
  3. Komen di kolom komentar artikel ini dengan kata "Saya mau totorial form transaksi netbeans ini"
  4. Kirm pesan ke saya melalui Contact pesan, dan tuliskan pesan kalo kamu sudah lakukan langkah-langkah diatas. Contoh pesanya :  "saya sudah like, subsecribe, dan Komen, kirim filenya ke Email Saya, Terimakasih...."
Jika kamu sudah mensupport saya dengan cara diatas, saya akan segera mengirimkan Filenya langsung ke kamu melalui Email. Saya mengucapkan terimakasih atas support yang di berikan kepada saya, dengan suport diatas jadi motivasi dan semangat saya untuk mengembangkan tutorial berikutnya.

Aplikasi transakasi java netbeans ini menggunakan netbeans versi 8.1, kamu juga perlu menambahkan library jcalender dan mysql untuk menjalankannya.

Saya sudah menyertakan database di dalam paket yang nanti akan saya kirimkan, jadi kamu tinggal meng-impor sqlnya saja.

Baiklah, Nantikan tutorial selanjutnya sandifb.com

Rekomendasi untuk di pelajari :

Cara menghitung total dalam tabel dengan java netbeans
Cara menggunakan Kondisi (logika) pada Netbeans
Download Aplikasi SMS - PHP Gateway versi 1.0

Membuat MDI Form Menu dengan Netbeans

3/14/2017 Add Comment

[sandifb.com] kali ini kita akan membuat tutorial membuat MDI Menu form dengan menggunakan Netbeans, setiap projek yang kita buat pasti tidak lepas dari yang namanya form menu utama. Form menu utama ibarat home base aplikasi kita.

MDI form menu ini sangat mudah untuk di buat, di sini kita akan mengunakan tool menu bar, dan Desktop Pane.  dan kita akan langsung mengimplementasikan. mari kita mulai membuat MDI Form Menu dengan Netbeans.

Tahapan Membuat MDI Form Menu dengan Netbeans

1. Buat sebuah projek baru pada netbans
2. Tambahkan Menu Bar pada bagian atas (atau sesuai keingan kamu)
3. Tambahkan Desktop Pane
3. Gunakan JInternalFarme sebagai child form

Untuk memanggil Farme internal atau Form, kita bisa menggunakan Code berikut ini.

Nama_Form_Kamu frm = new Nama_Form_Kamu();
jDesktopPane1.add(frm);
frm.setVisible(true);

Selamat mencoba ya sob... Selanjutnya untuk menutup semua form internal, kita dapat menggunakan code dibawah ini. hal ini memungkinkan form yang di buka akan tampil satu persatu.

jDesktopPane1.removeAll();
Demikian pembahasan tentang Membuat MDI Form Menu dengan Netbeans, kamu bisa membaca tutorial netbeans lain di sini.

Artikel Menarik Lainya :
Berikut ini saya video #LiveCodeing Membuat MDI Form Menu dengan Netbeans

Tips Sederhana Untuk Mendapatkan Surat Cinta Google Adsense

3/13/2017 Add Comment

[sandifb.com] Mungkin masih ada yang belum tau, apa itu surat cinta dari google ? baik di sini saya kasih bocoranya sedikit ya... Surat cinta dari google adalah  sebuah surat yang berisikan nomor PIN untuk memverifikasi salah satu produk google yaitu Google Adsense.

Google adsene sendiri adalah produk google yang memungkinkan para mitranya mendapatkan penghasilan dari internet, baik itu sebagai penulis atau blogger, youtuber, atau developer aplikasi android.

Kebetulan saya punya hoby baru belakangan ini, mulai dari tahun 2016 akhir saya tiba-tiba menyukai aktifitas baru yaitu menulis di blog, termasuk blog yang satu ini sandifb.com adalah hasil dari tulisan saya sepenuhnya.

Disini saya banayak berbagi tentang seputar bahasa pemogramman, kisah pribadi, tips blogger, dan lain-lain, jadi saya bisa bilang blog saya ini adalah blog gado-gado.

Sambil menulis blog ini, saya iseng-iseng mencoba memonetasi blog ini dengan goolge adsense, dan akhirnya di terima oleh google dan selang beberapa bulan saya mendapatkan PIN atau surat cinta dari goolge.

PIN akan dikirim oleh google langsung ke alamat mitranya, jadi kita tidak boleh sampai salah memberikan alamat kita saat mendaftar di google adsense. Pengiriman PIN langsung ke alamat rumah adalah cara Googel memastikan bahwa mitranya benar-benar ada alias bukan robot. he he...

Disini saya punya tips buat kamu yang ingin segera mendapatkan Surat Cinta dari google. Tips ini sangat sederhana, mari simak hingga akhir.

Tips Mendapatkan Surat Cinta/PIN Google Adsense

1. Daftar dengan data dan cara yang tepat
Daftar Adsese dengan data yang sebenarnya menjadi kunci utama keberhasilan sebagai publisser, dan pastikan kamu melakukannya dengan cara yang tepat. Tempat belajar Adsesne sangat banyak di internet, kamu bisa mencarinya sendiri. Namun saran saya agar kamu tidak salah langkah, sebaiknya kamu mencari guru atau teman yang sudah berhasil untuk kamu minta ilmunya.

Saya termasuk orang yang tidak pelit terhadap ilmu, jadi kamu juga bisa disuksi dengan saya melalui kolom komentar jika kamu ingin bertanya seputar Adsense atau apapun yang saya tulis.

2. Jadilah Publisser yang Baik
Menjadi publisser yang baik di sini maksud saya adalah dengan mengikuti cara-cara yang tepat dalam membuat content, membaca petunjuk dan peraturan atau kebijakan google.

Tuntutan untuk selalu up to date dengan informasi juga sangat penting, karena bisa saja kebijakan akan berubah sewaktu-waktu. Jadi bergabunglah dengan forum-forum diskusi seputar Adsense di Facebook, dan medsos lainnya.

3. Jangan mengharapkan PIN Cepat Sampai
Jangan mengharapkan PIN cepat sampai ke tujuan anda, karena itu hanya akan menjadi beban pikiran saja, percayakan semua dengan pihak-pihak terkait. Selagi alamat dan cara anda tepat, maka yakinlah surat cinta anda pasti akan tiba.

Surat cinta pertama saya juga sangat lama sampainya, hampir 2 bulan baru sampai ke tujuan, padahal saya tinggal di kota dumai, kota besar yang ada di profinsi riau.

Jika PIN kamu tidak kunjung datang, kamu bisa lakukan permintaan ulang PIN ke google, namun saran saya tunggu maksimal 3 bulan jika ingin melakukan permintaan ulang PIN. kamu bisa melakukan permintaan ulang hingga 3 kali.

Jika permintaan ulang ke 3 Kali belum berhasil, maka kamu akan di arahkan ferivikasi dengan metode lain, yaitu dengan menggunakan KTP.

Jadi jangan kawatir sob untuk hal yang satu ini.

Demikian tips sederhana untuk mendapatkan surat cinta goolge dari saya, semoga menambah pengetahuan kita. Jangan lupa tinggalkan jejak dengan berkomentar di kolom komen di bawah. Salam kenal dari saya, Sandi Fadilah Bahri.

Cara Mudah Membuat Penjumlahan Text Otomatis Dengan HTML

3/12/2017 4 Comments
Cara Mudah Membuat Penjumlahan Text Otomatis Dengan HTML PHP

Halo sahabat, apa kabar anda semua ? semoga sehat selalu dan sukses menjalankan aktifitas ya... amin, kali ini saya akan berbagi cara mudah membuat penjumlahan otomatis pada text html dengan bantuan javascript. cara ini sangat sering di gunakan pada sebuah form.

Perhitungna otomatis pada text bisanya di terapkan pada form dimana terdapat text field yang ingin kita jumlahkan secara langsung tanpa proses yang lain. nah kamu bisa menggunakan cara mudah di bawah ini.

Langkah ke1 - Membuat Penjumlahan Otomatis

  • Memberikan nama pada form yang akan di eksekusi
  • Memilih text field yang akan di gunakan sebagai perhitungan
  • Menambahkan text sebagai hasil dari perhitungan.
Baik langsung saja kecontoh pembuatannya. Buatlah form dengan code seperti dibawah ini,

<h1>Auto SUM</h1>
<form name="autoSumForm" action="">
  Nilai Pertama :<br>
  <input type="text" name="hilai1" onFocus="startCalc();">
  <br>
  Nilai ke dua:<br>
  <input type="text" name="nilai2" onFocus="startCalc();"" onBlur="stopCalc();" >
  <br><br>
  Hasil :<br>
  <input type="text" name="hasil" onchange="tryNumberFormat(this.form.thirdBox);">
  <br>
</form>

Penjelasan :
Form di atas diberi nama dengan autoSumForm, selanjutnya nilai1 dan nilai2 sebagaai text target perhitungan di mulai, sedangkan hasil adalah penampung nilai akhir hasl perhitungan.

Langkah ke2 - Membuat Penjumlahan Otomatis

Tambahkan Javascript  diatas file
form anda. berikut source code javascript yang di tuliskan. Javascriptlah yang akan mengeksekusi perhitungan secara langsung pada form tersebut.

<script>
function startCalc(){
interval = setInterval("calc()",1);}
function calc(){
y = document.autoSumForm.nilai1.value;
z = document.autoSumForm.nilai2.value;

document.autoSumForm.hasil.value = ( y * z );}
function stopCalc(){
clearInterval(interval);}
</script>

Penjelasan :
Terdapat function startCalc sebagai fungsi untuk memulainya perhitungan otomatis, nilai x dan z adalah variabel untuk menyimpan nilai pada nilai1 dan nilai2, sedangkan halsil sebagai pengeksekusi perhungan pada form tersebut.

Jika kamu ingin merubah pehitungannya kamu tinggal mengganti operator sesuai kebutuhan. berikut daftarnya :
  • *   Perkalian
  • -   Pengurangna
  • /   Pembagian dan
  • +  Untuk Penjumlahan
Coba saja kamu ganti operator diatas, pasti akan berubah perhitungannya. jika kamu belum memahaminya kamu bisa ajukan pertanyaan di kolom komentar dibawah ini. Berikut ini hasil akhir dari source code yang di buat.

<!DOCTYPE html>
<html>
<title>Autosum</title>
<body>

<h1>Auto SUM</h1>
<form name="autoSumForm" action="">
  Nilai Pertama :<br>
  <input type="text" name="nilai1" onFocus="startCalc();">
  <br>
  Nilai ke dua:<br>
  <input type="text" name="nilai2" onFocus="startCalc();"" onBlur="stopCalc();" >
  <br><br>
  Hasil :<br>
  <input type="text" name="hasil" onchange="tryNumberFormat(this.form.thirdBox);">
  <br>
</form>


<script>
function startCalc(){
interval = setInterval("calc()",1);}
function calc(){
y = document.autoSumForm.nilai1.value;
z = document.autoSumForm.nilai2.value;

document.autoSumForm.hasil.value = ( y * z );}
function stopCalc(){
clearInterval(interval);}
</script>


</body>
</html>

Kamu bisa paste code di atas secara lengkap, dan simpan dengan nama autosum.html, dan kamu bisa langsung mengeksekusi di browser kesayangan kamu.

Cara membuat perhitungan di bulatakan

Sebagai tambahan pengetahuan jika kamu ingin membuat perhitungan yang di bulatkan secara otomatis, kamu bisa menambahakan code Math.round.  hal ini memungkinkan kamu menapatkan hasil penjumlahan yang di bulatkan keatas.

Berikut bentuk hasil dari code penambahannya.


document.autoSumForm.hasil.value = Math.round( y * z );}

Demikian tutorial Cara Mudah Membuat Penjumlahan Text Otomatis, jangan lupa bagian cara ini keteman-teman yang belum mengetahuinya. biasakan tinggalkan jejak di kolom komentar untuk berdiskusi dengan teman yang lain. Oke, Happy Code.

Cara Mudah Membuat Kalkulator Sederhana Dengan Android Studio

2/27/2017 13 Comments

Kali ini saya akan berbagi tutorial membuat Kalkulator sederhana dari Android Studio,  di sini saya menggunakan android stuido versi 2.2.3.

Aplikasi kalkulator android ini masih sangat sederhana sekali, kamu bisa ikuti step by step pembuatannya hingga selesai.

Baik langsung saja kita mulai langkah demi langkah pemuatannya.

Cara Buat Kalkulator Sederhana Dengan Android Studio

1. Buka Android Studio
2. Buat Projek Baru
3. Beri nama projek sesuai yang kamu inginkan
4. Tentukan Target Android Device nya
5. Pilih Empty activity
6. Pada bagian Costomize The Activity biarkan saja default

Mulailah membuat layout xml pada activity_main.xml 
Disain layout seperti gambar di bawah ini. 


Berikut ini  source code pada activity_main.xml, silahkan di sesuaikan. untuk lebih jelasnya pada gambar di atas kamu bisa melihat susunan componen tree pada bagian kiri gambar.


<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:paddingBottom="@dimen/activity_vertical_margin"
    android:paddingLeft="@dimen/activity_horizontal_margin"
    android:paddingRight="@dimen/activity_horizontal_margin"
    android:paddingTop="@dimen/activity_vertical_margin"
    tools:context=".MainActivity">

    <EditText
        android:id="@+id/result_id"
        android:layout_width="match_parent"
        android:layout_height="70dp" />

    <Button
        android:id="@+id/Btn7_id"
        android:layout_width="70dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/result_id"
        android:onClick="btn7Clicked"
        android:text="7" />

    <Button
        android:id="@+id/Btn8_id"
        android:layout_width="70dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/result_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btn7_id"
        android:onClick="btn8Clicked"
        android:text="8" />

    <Button
        android:id="@+id/Btnclear_id"
        android:layout_width="90dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/result_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btn9_id"
        android:onClick="btnclearClicked"
        android:text="clear" />

    <Button
        android:id="@+id/Btn4_id"
        android:layout_width="70dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btn7_id"
        android:onClick="btn4Clicked"
        android:text="4" />

    <Button
        android:id="@+id/Btn5_id"
        android:layout_width="70dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btn8_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btn4_id"
        android:onClick="btn5Clicked"
        android:text="5" />

    <Button
        android:id="@+id/Btn6_id"
        android:layout_width="70dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btn9_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btn5_id"
        android:onClick="btn6Clicked"
        android:text="6" />

    <Button
        android:id="@+id/Btnplus_id"
        android:layout_width="90dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btnclear_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btn6_id"
        android:onClick="btnplusClicked"
        android:text="+" />

    <Button
        android:id="@+id/Btn1_id"
        android:layout_width="70dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btn4_id"
        android:onClick="btn1Clicked"
        android:text="1" />

    <Button
        android:id="@+id/Btn2_id"
        android:layout_width="70dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btn5_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btn1_id"
        android:onClick="btn2Clicked"
        android:text="2" />

    <Button
        android:id="@+id/Btn3_id"
        android:layout_width="70dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btn6_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btn2_id"
        android:onClick="btn3Clicked"
        android:text="3" />

    <Button
        android:id="@+id/Btnminus_id"
        android:layout_width="90dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btnplus_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btn3_id"
        android:onClick="btnminusClicked"
        android:text="-" />

    <Button
        android:id="@+id/Btnequal_id"
        android:layout_width="110dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btn1_id"
        android:onClick="btnequalClicked"
        android:text="=" />

    <Button
        android:id="@+id/Btndivide_id"
        android:layout_width="90dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btn1_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btnequal_id"
        android:onClick="btndivideClicked"
        android:text="/" />

    <Button
        android:id="@+id/Btnmulti_id"
        android:layout_width="100dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:layout_below="@id/Btnminus_id"
        android:layout_toRightOf="@id/Btndivide_id"
        android:onClick="btnmultiClicked"
        android:text="*" />

    <Button
        android:id="@+id/Btn9_id"
        android:layout_width="70dp"
        android:layout_height="60dp"
        android:onClick="btn9Clicked"
        android:text="9"
        android:layout_alignBottom="@+id/Btn8_id"
        android:layout_toEndOf="@+id/Btn8_id"
        android:layout_below="@+id/result_id" />

</RelativeLayout>

7. Tuliskan Source code di bawah ini pada MainActivity.java.

package com.okedroid.aplikasisaya;
 
import android.os.Bundle;
import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.view.View;
import android.widget.EditText;
 
 
public class MainActivity extends AppCompatActivity {
 
    public String str ="";
    Character op = 'q';
    float i,num,numtemp;
    EditText showResult;
    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
 
        showResult = (EditText)findViewById(R.id.result_id);
 
    }
    public void btn1Clicked(View v){
        insert(1);
 
    }
 
    public void btn2Clicked(View v){
        insert(2);
 
    }
    public void btn3Clicked(View v){
        insert(3);
 
    }
    public void btn4Clicked(View v){
        insert(4);
 
    }
    public void btn5Clicked(View v){
        insert(5);
 
    }
    public void btn6Clicked(View v){
        insert(6);
    }
    public void btn7Clicked(View v){
        insert(7);
 
    }
    public void btn8Clicked(View v){
        insert(8);
 
    }
    public void btn9Clicked(View v){
        insert(9);
 
    }
    public void btnplusClicked(View v){
        perform();
        op = '+';
 
    }
 
    public void btnminusClicked(View v){
        perform();
        op = '-';
 
    }
    public void btndivideClicked(View v){
        perform();
        op = '/';
 
    }
    public void btnmultiClicked(View v){
        perform();
        op = '*';
 
    }
    public void btnequalClicked(View v){
        calculate();
 
    }
 
    public void btnclearClicked(View v){
        reset();
    }
    private void reset() {
        // TODO Auto-generated method stub
        str ="";
        op ='q';
        num = 0;
        numtemp = 0;
        showResult.setText("");
    }
    private void insert(int j) {
        // TODO Auto-generated method stub
        str = str+Integer.toString(j);
        num = Integer.valueOf(str).intValue();
        showResult.setText(str);
 
    }
    private void perform() {
        // TODO Auto-generated method stub
        str = "";
        calculateNoShow();
        numtemp = num;
 
    }
    private void calculate() {
        // TODO Auto-generated method stub
        if(op == '+')
            num = numtemp+num;
        else if(op == '-')
            num = numtemp-num;
        else if(op == '/')
            num = numtemp/num;
        else if(op == '*')
            num = numtemp*num;
        showResult.setText(""+num);
    }
 
    private void calculateNoShow() {
        // TODO Auto-generated method stub
        if(op == '+')
            num = numtemp+num;
        else if(op == '-')
            num = numtemp-num;
        else if(op == '/')
            num = numtemp/num;
        else if(op == '*')
            num = numtemp*num;
    }
}


Baik, sampai di sini kita sudah selesai membuatnya kalkulator sederhana, kamu bisa menjalankan projek kamu di emulator kesayangan kamu.

Demikian tutorial cara membuat kalkulator sederhana dengan android stuido, silahkan di kembangkan sesuai dengan selera, jika ada pertanyaan kamu bisa tuliskan di kolom komentar.

Menghitung Total Nilai Dalam Table dengan Java Netbeans

2/27/2017 11 Comments
Hai sob... semoga hari mu menyenangkan, kali ini saya akan berbagi tutorial java untuk menghitung nilai dalam tabel.

Perhitungan ini menjumlahkan coloum dalam tabel sehingga mendapatkan nilai total secara otomatis.

Tutorial menghitung coloum pada tabel kali ini saya menggunakan contoh untuk menghitung transaksi penjualan seperti dalam video berikut ini.



Baik langsung saja ke poinnya, Buatlah sebuah public final void auto_sum pada form, kemudian gunakan code di bawah ini. Selanjutnya kamu tinggal memanggil fungsi auto_sum pada saat kamu inginkan.


//menjumlahkan isi colom ke 4 dalam tabel
int total = 0;
for (int i =0; i< TblDetail.getRowCount(); i++){
       int amount = Integer.parseInt((String)TblDetail.getValueAt(i, 3));
       total += amount;
}
TxtTotal.setText(""+total);

Keterangan :
  • auto_sum : nama fungsi yang bisa kamu ganti dengan nama lain
  • total : variabel pembantu dengan tipe integer
  • amount : variabel integer sebagai penampung nilai pada coloum ke 4 tabel

Untuk lebih jelasnya, perhatikan gamar di bawah ini. disini saya menjumlahkan coloum ke 4 sebagai total transaksi. mudah bukan ? silahkan di coba dan di kembangkan. jika kamu masih belum bisa silahkan berikan pertanyaan di kolom komentar.


Artikel Netbeans lainnya :

Kode Otomatis Java Netbeans Berdasarkan Tanggal

2/21/2017 2 Comments



   public void auto_key(){  
   try {  
   java.util.Date tgl = new java.util.Date();  
   java.text.SimpleDateFormat kal = new java.text.SimpleDateFormat("yyMMdd");  
   java.text.SimpleDateFormat tanggal = new java.text.SimpleDateFormat("yyyyMMdd");  
     Connection c=ClassKoneksi.getkoneksi();  
     String sql = "select max(supplier_id) from t_supplier WHERE supplier_input ="+tanggal.format(tgl);   
     Statement st = ClassKoneksi.getkoneksi().createStatement();  
     ResultSet rs = st.executeQuery(sql);  
     while(rs.next()){  
     Long a =rs.getLong(1); //mengambil nilai tertinggi  
       if(a == 0){  
         this.supplier_id.setText(kal.format(tgl)+"0000"+(a+1));  
       }else{  
         this.supplier_id.setText(""+(a+1));  
       }  
   }  
   rs.close(); st.close();}  
   catch (Exception e) {  
   JOptionPane.showMessageDialog(null, "Terjadi kesalaahan");  
   }  
 }  

Menggunakan KeyPressed jTextField Java Netbeans

2/08/2017 3 Comments

Fungsi keypress pada sebuah text sangat sering di gunakan, salah satu manfaatnya adalah untuk memfalidasi sebuah class atau hanya sekedar memudahkan pengguna saat mengoperasikan form untuk berpindah text. Pada kasus ini kita akan mempraktekkan cara menggunakan fungsi keypressed pada sebah text pada netbeans.

Untuk menggunakan fungsi Keypress pada jTextField pada java netbeans adalah sebagai berikut. Pertama pilih pada jTextField dengan click kanan, pilih Event, kemudian pilih key, lalu pioih Keypressed. masukkan code berikut di bawah ini :

 if (evt.getKeyCode() == KeyEvent.VK_ENTER) {     
       JOptionPane.showMessageDialog(null, "Enter Ditekan");
       //Tambahkan kode anda di sini  
 }  

kita dapat menggunakan fungsi keypress sebagai tool berpindahnya text pertama menuju text lainnya dengan menggunakan tombol enter saat program di jalankan.

Menggunakan Keypress untuk memanggil data MySQL

Keypress juga dapat di gunakan untuk memanggil data dari database, berikut ini contoh penggunaan keypress untuk memanggil(read) data dari database.

misalkan dalam kasus ini saya memiliki data dalam tabel siswa dengan struktur data seperti gamabar di bawah ini.


 public void cari_siswa(){   
    try {   
    Connection c=ClassDBKoneksi.getkoneksi(); //koneksi ke database
    String sql = "select * from t_siswa WHERE nim='"+this.TxtNim.getText()+"'";  //TxtNim adalah nama text pada form  
    Statement st = ClassDBKoneksi.getkoneksi().createStatement();   
    ResultSet rs = st.executeQuery(sql);   
    while(rs.next()){   
    this.TxtNama.setText(rs.getString("nama"));   
    this.TxtAlamat.setText(rs.getString("alamat"));    
    }  
    rs.close(); st.close();}   
    catch (Exception e) {   
     System.out.println(e.getMessage());   
    }   
  }  

Dalam contoh ini saya menggunakan tabel dengan nama t_siswa, dan memiliki komponen form seperti dibawah ini. Sesuaikan nama field dan komponen pada project anda masing-masing. 



Dan untuk menjalankan fungsi cari_siswa pada form, anda hanya perlu menambahkan atau memanggil cari_siswa pada keypress yang kita buat sebelumnya.

Simak video berikut ini untuk penjelasan lebih lanjut

Tutorial Membuat CRUD Pada Java Netbeans

1/24/2017 Add Comment

Dalam latihan kali ini kita akan membahas materdi CRUD dengan menggunakan Java Netbeans, pada latihan ini saya menggunakan Netbeans versi 8.1.

1. Membuat Database

 Buat lah database baru dengan nama "db_java1" pada phpmyadmin, buat sebuah tabel dengan nama t_siswa, dengan field nim, nama, dan alamat. seperti gamabar di bawah ini.


2. Buat New Project

Buat Project baru pada netbeans anda dengan nama project "JavaLat1",

3. Membuat Koneksi Database

Buatlah sebuah class baru dengan nama "ClassDBKoneksi" , Class ini di gunakan sebagai koneksi untuk menghubungkan ke dalam database. Guanakan code berikut ini :

 private static Connection koneksi;  
 public static Connection getkoneksi(){  
    if(koneksi==null){  
      try {  
        String url=new String();  
        String user=new String();  
        String password=new String();  
        url="jdbc:mysql://localhost:3306/db_java1";  
        user="root";  
        password="";  
        DriverManager.registerDriver(new com.mysql.jdbc.Driver());  
        koneksi=DriverManager.getConnection(url,user,password);  
      }catch (SQLException t){  
        System.out.println("Eror membuat koneksi");  
      }  
     }  
    return koneksi;  
  }  

Keterangan :
  • "koneksi" pada bagian atas, adalah variabel baru yang akan kita gunakan sebagai penghubung dengan fungsi yang ada pada di dalamnya
  • db_java adalah nama database yang kita buat sebelumnya
  • Localhost adalah local server kita
  • 3306 merupakan port yang di gunakan pada localserver kita.

4. Membuat Form

Buatlah sebuah form  menggunakan "Jframeform" dengan tampilan seperti gambar di bawah ini. form ini menggunakan :
  • 3 JtextField dengan Variabel Name atau nama, TxtNim, TxtNama, TxtAlamat.
  • 4 tombol yaitu simpan, edit, hapus, dan batal, dengan Variabel Name BtnSimpan, BtnEdit, BtnHapus, BtnBatal
  • 1 buath tabel dengan Variabel Name tblSiswa.
Buatlah From berikut ini menggunakan nama-nama variabel di atas. Pastikan nama-nama variabel yang anda buat sama sebelum ke tahap selanjutnya.


4. Membuat Fungsi Menampilkan data Pada Tabel


Sebelumnya buat terlebih dahulu Variabel Model, letakkan di bawah public class FrmSiswa extends javax.swing.JFrame { . Masukkan code berikut ini.

 private DefaultTableModel model;  

Kemudian buatlah fungsi Public Final Void dengan nama "loadData", fungsi ini di gunakan untuk memanggil data saat pertama kali form di tampilkan.

   public final void loadData(){  
   model.getDataVector().removeAllElements();  
   model.fireTableDataChanged();  
   try{  
     Connection c= ClassDBKoneksi.getkoneksi();  
     Statement s= c.createStatement();  
     String sql="Select * from t_siswa";  
     ResultSet r=s.executeQuery(sql);  
     while(r.next()){  
       Object[]o=new Object[4];  
       o[0]=r.getString("nim");  
       o[1]=r.getString("nama");  
       o[2]=r.getString("alamat");  
       model.addRow(o);  
     }  
     r.close();  
     s.close();  
     ShowData();  
   }catch(SQLException e){  
     System.out.println("Terjadi Kesalahan");  
   }    
 }  


Buatlah fungsi Public Void dengan nama "ShowData", Fungsi ini di gunakan untuk menampilkan data pada database ke dalam tabel, dengan code sebagai berikut ini :

   public void ShowData(){  
   int i=TblSiswa.getSelectedRow();  
   if(i==-1)  
   { return; }  
   String NIM=(String)model.getValueAt(i, 0);  
   TxtNim.setText(NIM);  
   TxtNim.disable();  
   String NAMA=(String)model.getValueAt(i, 1);  
   TxtNama.setText(NAMA);  
   String ALAMAT=(String)model.getValueAt(i, 2);  
   TxtAlamat.setText(ALAMAT);  
 }  

5. Fungsi Membersihkan Text

Fungsi ini di gunakan untuk membersikan text, apa bila text terisi oleh nilai maka dengan memanggil fungsi ini text akan kosong kembali, 

  public void HapusText(){  
   this.TxtNim.setText(null);  
   this.TxtNama.setText(null);  
   this.TxtAlamat.setText(null);  
   TxtNim.enable();  
   this.TxtNim.requestFocusInWindow();  
   }  

6. Fungsi Menyimpan Data

Fungsi ini digunakan untuk menyimpan data pada text yang kita isi ke dalam database.

 public void TambahData(){   
   String nim =this.TxtNim.getText();  
   String nama=this.TxtNama.getText();  
   String alamat=this.TxtAlamat.getText();  
   try{  
     Connection c=ClassDBKoneksi.getkoneksi();  
     String sql="Insert into t_siswa (nim,nama,alamat) values (?,?,?)";  
     PreparedStatement p=(PreparedStatement)c.prepareStatement(sql);  
     p.setString(1,nim);  
     p.setString(2,nama);  
     p.setString(3,alamat);  
     p.executeUpdate();  
     p.close();  
   }catch(SQLException e){  
   System.out.println(e);  
   }finally{  
   loadData();  
   JOptionPane.showMessageDialog(this,"Data Telah Tersimpan");  
  }  
 }  


7. Fungsi Mengubah Data

Fungsi memperbarui data yang telah tersimpan di dalam database. data yang tersimpan bisa kita rubah kembali, kecuali prymary key dari data tersebut.

   public void UpadateData(){  
   int i= TblSiswa.getSelectedRow();  
     if(i==-1)  
     {  
       return;  
     }  
     String nim=(String)model.getValueAt(i, 0);//boleh di ganti id  
     String nama=this.TxtNama.getText();  
     String alamat=this.TxtAlamat.getText();  
     try{  
       Connection c= ClassDBKoneksi.getkoneksi();  
       String sql ="UPDATE t_siswa set nama=?,alamat=? WHERE nim=?";  
       PreparedStatement p=(PreparedStatement)c.prepareStatement(sql);  
           p.setString(1,nama);  
           p.setString(2,alamat);  
           p.setString(3,nim);//yang kode atau id letakkan di nomor terakhir  
           //p.setString(2,password);  
           p.executeUpdate();  
           p.close();  
     }catch(SQLException e){  
       System.out.println("Terjadi Kesalahan");  
     }finally{  
       loadData();  
       JOptionPane.showMessageDialog(this,"Data Telah Diubah");  
     }  
 }  

8. Fungsi Menghapus Data

Fungsi untuk  menghapus data pada database, buatlah public void dengan nama "DeleteData", kemudian masukkan kode berikut ini.

   public void DeleteData(){  
   int i =TblSiswa.getSelectedRow();  
   if(i==-1)  
   { return;  }  
   String KODE=(String)model.getValueAt(i, 0);//nidn boleh diganti id  
   try {  
     Connection c= ClassDBKoneksi.getkoneksi();  
     String sql="DELETE From t_siswa WHERE nim=?";  
     PreparedStatement p=(PreparedStatement)c.prepareStatement(sql);  
     p.setString(1,KODE);  
     p.executeUpdate();  
     p.close();  
   }catch(SQLException e){  
     System.out.println("Terjadi Kesalahan");  
   }finally{  
     loadData();  
     JOptionPane.showMessageDialog(this,"Sukses Hapus Data...");  
   }  
 }  


9. Fungsi Memanggil Data

Fungsi ini di buat untuk memanggil data untuk di proses, proses yang di maksud di sini adalah untuk mengekskusi data apakah data akan di hapus atau di edit Buatlah fungsi Public Vodi dengan nama "ShowData"

   public void ShowData(){  
   int i=TblSiswa.getSelectedRow();  
   if(i==-1)  
   { return; }  
   String NIM=(String)model.getValueAt(i, 0);  
   TxtNim.setText(NIM);  
   TxtNim.disable();  
   String NAMA=(String)model.getValueAt(i, 1);  
   TxtNama.setText(NAMA);  
   String ALAMAT=(String)model.getValueAt(i, 2);  
   TxtAlamat.setText(ALAMAT);  
 }  


10. Aktifkan Button Simpan

Untuk mengaktifkan tombol JButton yang telah kita beri nama "BtnSimpan" caranya dengan click kanan pada Button Simpan, Pilih Event -> Action -> Action Performed. Kemudian masukkan code di bawah ini untuk memanggil fungsi-fungsi yang kita buat di atas.

 this.TambahData();  
 this.HapusText();  
 this.ShowData();


11. Aktifkan Button Edit

Caranya sama dengan Button simpan di atas, Pilih Event -> Action -> Action Performed. Kemudian masukkan kode di bawah ini.

 this.UpadateData();  
 this.HapusText();  
 this.ShowData();   


12.Aktifkan Button Hapus

Pilih Event -> Action -> Action Performed. Kemudian masukkan kode di bawah ini.

 this.DeleteData();  
 this.HapusText();  
 this.ShowData();  


13. Aktifkan Button Batal

Pilih Event -> Action -> Action Performed. Kemudian masukkan kode di bawah ini.

 this.HapusText();

14. Aktifkan KLIK Tabel

Pilih Event -> Mouse -> Mouse Click. Kemudian masukkan kode di bawah ini.

 this.ShowData();  


Demikian Materi tentang CRUD Netbeans ini, jika ada pertanyaan silahkan tuliskan di kolom komentar, saya akan senang sekali untuk diskusi bersama anda.

Perintah Perulangan Pada Java di Netbeans

1/21/2017 Add Comment



Konsep dasar perulangan dalam pemograman harus di fahami secara utuh oleh proggammer, karena dalam pembangunan aplikasi kita tidak akan terlepas  oleh printah yang di sebut perulangan ini.

Dalam penjelasan perulangan kali ini saya akan menguraikan berdasarkan konsep dasar dan contoh penggunaannya secara langsung.

Sebaiknya jika anda ingin memahaminya, anda harus mepraktekkan langsung pada Netbeans anda. Berikut ini kami uraikan Printah For, Printah While, dan do While.

Perintah FOR () Pada Java

 for(inisialisasi; syarat; perubahan nilai) {  
   //perintah-perintah yang akan diulang  
 }  

Inisialisasi nilai adalah tempat dimana kita akan memberikan nilai awal pada variable counter (variable yang digunakan untuk menghitung jumlah perulangan). Syarat pengulangan adalah syarat yang harus dipenuhi agar perulangan tetap dilakukan.

Perubahan nilai adalah perubahan yang akan dilakukan pada tiap putaran untuk menjamin bahwa perulangan tersebut tidak akan berlangsung terus-menerus. Berikut ini adalah flowchart yang menunjukkan bagaimana perintah for() dikerjakan:


Contoh Program perulangan menggunakan FOR() pada java Netbeans, Paste kode di bawah ini pada class yang anda buat, anda dapat memahami dengan cepat kondisi perulangan dengan mempraktekkan pada Netbeans anda.

Contho Kode Perulangan FOR()

 public class ClassPerulangan {  
   public static void main(String[] args) {  
     int a = 0;  
     for (a=0; a<5; a++){  
       System.out.println("Nilah a : "+a);  
     }  
   }  
 }  

Tampilan pada Java Netbeans


Hasil Perulangan




Perintah WHILE() Pada Java

 while(syarat pengulangan) {  
    //perintah-perintah yang akan diulang  
 }  

Berbeda dengan for(), while() tidak memiliki inisialisasi. Oleh karena itu, inisialisasi harus diberikan sebelum perintah while(). Statement yang melakukan perubahan nilai juga perlu diberikan di dalam perintah-perintah yang akan diulang.

Hal ini perlu dilakukan untuk menjamin bahwa perintah while() tidak akan melakukan perulangan terus-menerus. Berikut ini adalah flowchart yang menunjukkan bagaimana perintah while() dikerjakan:


Contoh Kode dengan printah WHILE() 

 public class ClassPerulangan {  
   public static void main(String[] args) {  
     int a = 0;  
     while (a<5){  
       System.out.println("Nilah a : "+a);  
       a++;  
     }  
   }  
 }

Tampilan Pada Java Netbeans



Printah DO WHILE() Pada Java

 do {  
    //perintah-perintah yang akan diulang  
 } while (syarat pengulangan);  

Perintah do while() akan menjalankan statement miliknya minimal satu kali, meskipun syarat pengulangan tidak terpenuhi.

Berikut ini adalah flowchart yang menunjukkan bagaimana perintah do while() dikerjakan:



Contoh Kode dengan printah DO WHILE() 

 public class ClassPerulangan {  
   public static void main(String[] args) {  
     int a = 0;  
     do{  
       System.out.println("Nilah a : "+a);  
       a++;  
     }while(a

Tampilan Pada Java Netbeans




Setelah anda mempraktekkan seluruh contoh di atas, anda harus memahami alur dari setiap perulangan tersebut sebelum memulai project anda.


Penggunaan Kondisi Pada Program Java Netbeans

1/21/2017 Add Comment
Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang kondisi. Secara umum kondisi adalah sebab yang menimpa pada suatu persoalan. Dalam contoh ini saya membuat perumpamaan kondisi pada dunia nyata seperti gambar di bawah ini.

Misalnya ipin adalah anak yang nakal, kemudian ia membuat keributan di sebuah kelas, karena teman-teman sedang belajar maka mereka terganggu oleh ipin, secara sepontan ipin di pukuli oleh teman-teman yang lain.

Kondisi yang menipa ipin dalam kasus ini adalah karena ia mengganggu temannya yang sedang belajar, jika ipin tidak mengganggu maka ipin akan mendapat pujian oleh temannya. (ilustrasi).


Kondisi digunakan untuk mengarahkan perjalanan suatu proses. Penyeleksian kondisi diibaratkan sebagai katup atau kran yang mengatur jalannya air. Bila katup terbuka maka air akan mengalir dan sebaliknya bila katup tertutup air tidak akan mengalir atau akan mengalir melalui tempat lain.
Fungsi penyeleksian kondisi sangat penting dalam pemogramman, mari simak penjelasan penggunan kondisi pada pemogramman java berikut ini.

1. Struktur Kondisi “if…”

Struktur if dibentuk dari pernyataan if dan sering digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi tunggal. Bila proses yang diseleksi terpenuhi atau bernilai benar, maka pernyataan yang ada di dalam blok if akan diproses dan dikerjakan. Bentuk umum struktur kondisi if adalah :

if(kondisi){
 Bila kondisi bernilai benar atau true maka bagian ini dijalankan
 Bila kondisi benilai salah atau false maka bagian ini tidak dijalankan
}
Contoh Kode Program Kondisi pad Java :
Pada contoh ini kita ibaratkan pada perhitungan nilai, jika ipin mendapat nilai

import java.util.Scanner;
public class IfElseSatu {

 public static void main(String[] args) {
   float nilai;
   Scanner masukan= new Scanner(System.in);
   System.out.print("Masukan nilai yang didapat : ");
   nilai = masukan.nextFloat();
   if(nilai > 70 && nilai<=100){
     System.out.print("SELAMAT ANDA LULUS !!");
   }else{
    System.out.print("MAAF ANDA TIDAK LULUS !!");
   } 
 }
}

2. Struktur Kondisi “if…else if…else…”

Dalam struktur kondisi if…..elseif…else minimal terdapat 3 pernyataan.Pada struktur ini setiap kondisi diperiksa, jika kondisi tersebut benar maka pernyataan yang berada di ruang lingkupnya yang dijalankan, namun bila semua kondisi tidak benar maka pernyataan pada bagian terakhir yang dijalankan.

Bentuk umumnya adalah sebagai berikut :
if(kondisi 1){
Bila kondisi1 bernilai benar atau true maka HANYA bagian ini dijalankan. }else if(kondisi 2){ Bila kondisi2 bernilai benar atau true maka HANYA bagian ini dijalankan. }else if(kondisi 3){ Bila kondisi3 bernilai benar atau true maka HANYA bagian ini dijalankan. }else{ Bila kondisi1, kondisi2 dan kondisi3 bernilai salah atau false maka bagian ini yang dijalankan }
Contoh Kode Program :
Pada contoh di bawah ini kita akan memasukkan nilai (variabel) nilai sebuah mata perkuliahan, kondisi yang akan di buat adalah sebagai berikukt :
- jika nilai ipin di atas 80 maka ia mendapatkan nilai A
- jika nilai ipin di atas 70 maka ia mendapatkan nilai B
- jika nilai ipin di atas 60 maka ia mendapatkan nilai C
- jika nilai ipin di atas 50 maka ia mendapatkan nilai D
- jika nilai ipin tidak sama dengan sumua nilai di atas, maka ia mendapat nilai E
import java.util.Scanner;
public class IfElseIf {

 public static void main(String[] args) {
   float nilai;
   Scanner masukan= new Scanner(System.in);
   System.out.print("Masukan nilai yang didapat : ");
   nilai = masukan.nextFloat();
   if(nilai > 80){
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai A");
   }else if(nilai > 70){
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai B");
   }else if(nilai > 60){
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai C");
   }else if(nilai > 50){
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai D");
   }else {
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai E");
   } 
 }
}

Tampilan Pada Program


Seluruh kondisi pada program akan menggunakan metode yang sama, tinggal kita mengatur dimana kondisi tersebut akan di gunakan, kita dapat mengimplementasikan hasil dari kondisi yang dapatkan.

 Pantun :  
 Berakit-rakit kita kehulu  
 Berengan-renang ketepian  
 Bersakit-sakit dahulu  
 Terima proyeknya kemudian  
- Sandi Fadiah Bahri  

Mengenal Variabel Pada Pemogramman Java

1/20/2017 Add Comment



Pengertian Variabel

Variabel adalah satuan dasar penyimpanan dalam suatu program. Sedangkan dalam dunia nyata, variabel dapat kita ibaratkan sebuah tempat penyimpanan yang dapat menampung suatu benda yang sesuai dengan tempat penyimpanan tersebut.

Contohnya : Rak sepatu yang di khususkan untuk menampung sepatu, maka yang dapat ditampungnya adalah sepatu saja, dan tidak mungkin untuk menampung makanan atau hal lainnya.

Dalam pemrograman Java, suatu variabel dapat bersifat lokal (sementara). Misalakan variabel yang ada di dalam perulangan for, atau dapat juga varaibel instance yang dapat diakses oleh semua method dalam class.

Contoh dalam dunia nyata, adalah sepatu yang dalam contoh diatas sebagai tampungan dari rak sepatu. Rak sepatu merupakan perumpamaan dari variabel, dan untuk sesuatu benda ( sepatu ) yang ada di dalam variabel disebut nilai.

Nilai dalam suatu variabel dapat berubah selama program berjalan. Nilai yang tersimpan dalam suatu variabel tidak harus berupa bilangan atau sepatu saja. Kita juga dapat membuat variabel yang dapat menampung huruf, seperti halnya kita dapat membuat tempat penyimpanan khusus untuk sandal selain untuk sepaatu.

Nah jenis nilai yang tersimpan dalam variabel ini dalam Java tergantung pada tipe data yang didukung oleh Java.

Variabel dalam Java

Ketika kita bekerja menggunakan variabel dalam pemrograman Java, hal yang perlu kita cermati adalah bahwa dalam Java terdapat beberapa jenis variabel. Diantara variabel-varibel tersebut adalah :
  • Variabel Lokal
  • Variabel Kelas ( Variabel Static )
  • Variabele Instance ( Variabel Non-Static )
Setiap variabel dalam Java memiliki tipe yang spesifik, yang enentukan ukuran dan layout memori, jangkauan nilai yang dapat disimpan, dan operasi-operasi yang dapat dijalankan terhadap variabel. Dalam Java, kita harus mendeklarasikan semua varibel sebelum digunakan.  Berikut merupakan bentuk dasar deklarasi variabel :

 tipe data variabel [=nilai][,variabel[=nilai]….];

Berikut ini adalah contoh deklarasi dan inisialisasi variabel dalam Java :

 int a, b, c;        //Mendeklarasikan tiga int yaitu a, b, dan c.  
 int a=10, b=10;     //Contoh inisialisasi.  
 byte B=22;          //Inisialisasi variabel B dengan type byte.  
 double pi=3.14159;  //Deklarasi dan inisialisai nilai pi.  
 char a=’a’;         //variabel char a diinisialisai dengan ‘a’.  

Variable Lokal

Variabel lokal memiliki ciri-ciri :
  • Variabel lokal dideklarasikan didalam method, konstruktor atau blok.
  • Variabel lokal dibuat saat method, kontruktor atau blok mulai dijalankan dan akan dihapus saat selesai dijakankan.
  • Modifier akses tidak dapat digunakan untuk variabel lokal.
  • Variabel lokal hanya dapat digunakan didalam method, konstruktor, atau blok tempat pendeklarasiannya.
  • Tidak ada nilai default untuk variabel lokal sehingga variabel lokal harus dideklarasikan dan diinisialisasikan sebelum digunakan.
Berikut ini contoh variabel lokal yang didefinisikan di dalam method umurKucing() dan lingkup penggunaannya hanya di dalam method tersebut.
     public class Tes {  
     public void umurKucing() {  
     int umur=0;  
     umur=umur+7;  
     System.out.println("Umur kucing adalah : "+umur);  
     }
     public static void main(String args[])  
     {  
     Tes tes = new Tes(); tes.umurKucing();  
     }  
     }  

    Tampilan pada kode java



    Variabel Instance

    Variabel Instance atau Variabel Non-Static memiliki ciri ciri :
    • Variabel instance dideklarasikan didalam kelas, tetapi di luar method, konstructor, atau blok.
    • Saat sebuah objek dibuat, tempat untuk setiap ariabel instance disiapkan dalam memori.
    • Variabel instance dibuat saat sebuat objek dibuat dengan kata kunci ‘new’ dan dihapus saat objek tersebut dihapus.
    • Variabel instance dapat dideklarasikan dalam kelas sebelum atau sesudah penggunaan.
    • Modifier akses dapat digunakan oleh semua method, konstruktor, dan blok di dalam kelas.
    • Variabel instance memiliki nilai default ; untuk tipe numerik 0, untuk Boolean false, dan untuk referensi objek adalah null.
    Berikut merupakan contoh penggunaan Variabel Instance :

     import java.io.*;  
     public class Karyawan {  
     //variabel instance ini dapa digunakan oleh semua subkelas  
     //(kelas anak).  
     public String nama;  
     //variabel nama diinisialisaikan dalam konstruktor.  
     public Karyawan (String namaKar)  
     {  
     nama=namaKar;  
     }  
     //Method ini menampilkan informasi Karyawan.  
     public void tampilKar()  
     {  
     System.out.println("Nama : "+nama);  
     }  
     public static void main(String[] args) {  
     Karyawan karSatu=new Karyawan("Puruhita Mega");  
     karSatu.tampilKar();  
     }  
     }  




    Variabel Kelas

    Variabel Kelas atau Variabel Static memiliki ciri-ciri :
    • Variabel kelas/static dideklarasikan dengan katakunci static didalam kelas, tetapi diluar method, konstruktor, atau blok.
    • Hanya ada satu salinan dari variabel kelas per kelas.
    • Variabel static biasanya dideklarasikan sebagai konstanta. Variabel konstanta nilainya tetap dan tidak berubah.
    • Variabel static dibuat ketika program dimulai dan dihapus saat program berhenti.
    • Variabel static memiliki nilai default yang sama dengan varibake instance.
    • Variabel static dapat diakses dengan memanggil nama kelas.NamaKelas.NamaVariabel.
    • Saat mendeklarasikan variabel kelas dengan public static final, maka nama variabel (konstanta) dituliskan semua dalam huruf kapital. Jika variabel static tidak dideklarasikan dengan public final, sintaks pertamanya sama dengan variabel instance dan lokal.
    Berikut contoh penggunaan variabel kelas :

     import java.io.*;  
     public class Karyawan {  
     //variabel gaji adalah variabel private static.  
     private static double gaji;
    
     //DEPARTEMENT adalah konstanta.  
     public static final String DEPARTEMENT="Pengembangan";  
     public static void main(String args[])  
     {  
     gaji=1000;  
     System.out.println(DEPARTEMENT+"Gaji rata-rata : "+gaji);  
     }  
     }




    Dalam prakteknya, penggunaan setiap variabel dapat di sesuaikan dengan kebutuhan pemogramman yang akan anda buat, Variabel dapat di artikan sebagai media penyimpanan nilai yang kita inginkan untuk kebutuhan program.

    Nilai dalam variabel dapat di olah untuk mendapatkan nilai lainnya, maka sangat penting memahami variabel sebelum anda memulai membuat program.

    Memahami variabel dalam setiap bahasa pemograman seperti ibaratkan anda ingin membuat kue, maka anda harus memahami bahan-bahan dan alat yang di gunakan untuk membuat kue. Tanpa anda mengetahui bahan dan alat yang digunakan, maka anda tidak akan mendapatkan hasil kue yang sempurna

     Motivasi :
     "Pejuang tidak akan berhenti melangkah apa bila langkah pertama telah di mulai"  
     -Sandi Fadilah Bahri