Loading...
Showing posts with label Netbeans. Show all posts
Showing posts with label Netbeans. Show all posts

Membuat Form Transaksi Penjualan Dengan Java Netbeans

3/15/2017 199 Comments

Kali ini kita akan berbagi tutorial cara membuat form transaksi penjualan dengan Java Netbeans. Secara lengkap kamu dapat simak form transaksi dengan java netbeans ini melalui Video di bawah ini.

Form transaksi penjulan ini sangat sederhana sekali, kamu bisa mempelajari alur programnya dengan mudah. kamu juga dapat mengembangkan form transaksi ini untuk projek atau untuk belajar.




Saya akan memberikan projek latihan ini untuk di kembangkan, namun sebelumnya saya minta dukungan dengan kamu untuk mensupport saya dalam berkarya dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

Supprot sederhana ini terkadang membuat semangat untuk terus berkarya.  :D :D

Support saya dengan 4 Langkah sederhana :

  1. Like Fanspage Facebook saya, klik Sandi Fadilah Bahri
  2. Subscribe Channel Youtube saya, klik Sandi Fadilah Bahri
  3. Komen di kolom komentar artikel ini dengan kata "Saya mau totorial form transaksi netbeans ini"
  4. Kirm pesan ke saya melalui Contact pesan, dan tuliskan pesan kalo kamu sudah lakukan langkah-langkah diatas. Contoh pesanya :  "saya sudah like, subsecribe, dan Komen, kirim filenya ke Email Saya, Terimakasih...."
Jika kamu sudah mensupport saya dengan cara diatas, saya akan segera mengirimkan Filenya langsung ke kamu melalui Email. Saya mengucapkan terimakasih atas support yang di berikan kepada saya, dengan suport diatas jadi motivasi dan semangat saya untuk mengembangkan tutorial berikutnya.

Aplikasi transakasi java netbeans ini menggunakan netbeans versi 8.1, kamu juga perlu menambahkan library jcalender dan mysql untuk menjalankannya.

Saya sudah menyertakan database di dalam paket yang nanti akan saya kirimkan, jadi kamu tinggal meng-impor sqlnya saja.

Baiklah, Nantikan tutorial selanjutnya sandifb.com

Rekomendasi untuk di pelajari :

Cara menghitung total dalam tabel dengan java netbeans
Cara menggunakan Kondisi (logika) pada Netbeans
Download Aplikasi SMS - PHP Gateway versi 1.0

Membuat MDI Form Menu dengan Netbeans

3/14/2017 Add Comment

[sandifb.com] kali ini kita akan membuat tutorial membuat MDI Menu form dengan menggunakan Netbeans, setiap projek yang kita buat pasti tidak lepas dari yang namanya form menu utama. Form menu utama ibarat home base aplikasi kita.

MDI form menu ini sangat mudah untuk di buat, di sini kita akan mengunakan tool menu bar, dan Desktop Pane.  dan kita akan langsung mengimplementasikan. mari kita mulai membuat MDI Form Menu dengan Netbeans.

Tahapan Membuat MDI Form Menu dengan Netbeans

1. Buat sebuah projek baru pada netbans
2. Tambahkan Menu Bar pada bagian atas (atau sesuai keingan kamu)
3. Tambahkan Desktop Pane
3. Gunakan JInternalFarme sebagai child form

Untuk memanggil Farme internal atau Form, kita bisa menggunakan Code berikut ini.

Nama_Form_Kamu frm = new Nama_Form_Kamu();
jDesktopPane1.add(frm);
frm.setVisible(true);

Selamat mencoba ya sob... Selanjutnya untuk menutup semua form internal, kita dapat menggunakan code dibawah ini. hal ini memungkinkan form yang di buka akan tampil satu persatu.

jDesktopPane1.removeAll();
Demikian pembahasan tentang Membuat MDI Form Menu dengan Netbeans, kamu bisa membaca tutorial netbeans lain di sini.

Artikel Menarik Lainya :
Berikut ini saya video #LiveCodeing Membuat MDI Form Menu dengan Netbeans

Menghitung Total Nilai Dalam Table dengan Java Netbeans

2/27/2017 11 Comments
Hai sob... semoga hari mu menyenangkan, kali ini saya akan berbagi tutorial java untuk menghitung nilai dalam tabel.

Perhitungan ini menjumlahkan coloum dalam tabel sehingga mendapatkan nilai total secara otomatis.

Tutorial menghitung coloum pada tabel kali ini saya menggunakan contoh untuk menghitung transaksi penjualan seperti dalam video berikut ini.



Baik langsung saja ke poinnya, Buatlah sebuah public final void auto_sum pada form, kemudian gunakan code di bawah ini. Selanjutnya kamu tinggal memanggil fungsi auto_sum pada saat kamu inginkan.


//menjumlahkan isi colom ke 4 dalam tabel
int total = 0;
for (int i =0; i< TblDetail.getRowCount(); i++){
       int amount = Integer.parseInt((String)TblDetail.getValueAt(i, 3));
       total += amount;
}
TxtTotal.setText(""+total);

Keterangan :
  • auto_sum : nama fungsi yang bisa kamu ganti dengan nama lain
  • total : variabel pembantu dengan tipe integer
  • amount : variabel integer sebagai penampung nilai pada coloum ke 4 tabel

Untuk lebih jelasnya, perhatikan gamar di bawah ini. disini saya menjumlahkan coloum ke 4 sebagai total transaksi. mudah bukan ? silahkan di coba dan di kembangkan. jika kamu masih belum bisa silahkan berikan pertanyaan di kolom komentar.


Artikel Netbeans lainnya :

Kode Otomatis Java Netbeans Berdasarkan Tanggal

2/21/2017 2 Comments



   public void auto_key(){  
   try {  
   java.util.Date tgl = new java.util.Date();  
   java.text.SimpleDateFormat kal = new java.text.SimpleDateFormat("yyMMdd");  
   java.text.SimpleDateFormat tanggal = new java.text.SimpleDateFormat("yyyyMMdd");  
     Connection c=ClassKoneksi.getkoneksi();  
     String sql = "select max(supplier_id) from t_supplier WHERE supplier_input ="+tanggal.format(tgl);   
     Statement st = ClassKoneksi.getkoneksi().createStatement();  
     ResultSet rs = st.executeQuery(sql);  
     while(rs.next()){  
     Long a =rs.getLong(1); //mengambil nilai tertinggi  
       if(a == 0){  
         this.supplier_id.setText(kal.format(tgl)+"0000"+(a+1));  
       }else{  
         this.supplier_id.setText(""+(a+1));  
       }  
   }  
   rs.close(); st.close();}  
   catch (Exception e) {  
   JOptionPane.showMessageDialog(null, "Terjadi kesalaahan");  
   }  
 }  

Menggunakan KeyPressed jTextField Java Netbeans

2/08/2017 3 Comments

Fungsi keypress pada sebuah text sangat sering di gunakan, salah satu manfaatnya adalah untuk memfalidasi sebuah class atau hanya sekedar memudahkan pengguna saat mengoperasikan form untuk berpindah text. Pada kasus ini kita akan mempraktekkan cara menggunakan fungsi keypressed pada sebah text pada netbeans.

Untuk menggunakan fungsi Keypress pada jTextField pada java netbeans adalah sebagai berikut. Pertama pilih pada jTextField dengan click kanan, pilih Event, kemudian pilih key, lalu pioih Keypressed. masukkan code berikut di bawah ini :

 if (evt.getKeyCode() == KeyEvent.VK_ENTER) {     
       JOptionPane.showMessageDialog(null, "Enter Ditekan");
       //Tambahkan kode anda di sini  
 }  

kita dapat menggunakan fungsi keypress sebagai tool berpindahnya text pertama menuju text lainnya dengan menggunakan tombol enter saat program di jalankan.

Menggunakan Keypress untuk memanggil data MySQL

Keypress juga dapat di gunakan untuk memanggil data dari database, berikut ini contoh penggunaan keypress untuk memanggil(read) data dari database.

misalkan dalam kasus ini saya memiliki data dalam tabel siswa dengan struktur data seperti gamabar di bawah ini.


 public void cari_siswa(){   
    try {   
    Connection c=ClassDBKoneksi.getkoneksi(); //koneksi ke database
    String sql = "select * from t_siswa WHERE nim='"+this.TxtNim.getText()+"'";  //TxtNim adalah nama text pada form  
    Statement st = ClassDBKoneksi.getkoneksi().createStatement();   
    ResultSet rs = st.executeQuery(sql);   
    while(rs.next()){   
    this.TxtNama.setText(rs.getString("nama"));   
    this.TxtAlamat.setText(rs.getString("alamat"));    
    }  
    rs.close(); st.close();}   
    catch (Exception e) {   
     System.out.println(e.getMessage());   
    }   
  }  

Dalam contoh ini saya menggunakan tabel dengan nama t_siswa, dan memiliki komponen form seperti dibawah ini. Sesuaikan nama field dan komponen pada project anda masing-masing. 



Dan untuk menjalankan fungsi cari_siswa pada form, anda hanya perlu menambahkan atau memanggil cari_siswa pada keypress yang kita buat sebelumnya.

Simak video berikut ini untuk penjelasan lebih lanjut

Tutorial Membuat CRUD Pada Java Netbeans

1/24/2017 Add Comment

Dalam latihan kali ini kita akan membahas materdi CRUD dengan menggunakan Java Netbeans, pada latihan ini saya menggunakan Netbeans versi 8.1.

1. Membuat Database

 Buat lah database baru dengan nama "db_java1" pada phpmyadmin, buat sebuah tabel dengan nama t_siswa, dengan field nim, nama, dan alamat. seperti gamabar di bawah ini.


2. Buat New Project

Buat Project baru pada netbeans anda dengan nama project "JavaLat1",

3. Membuat Koneksi Database

Buatlah sebuah class baru dengan nama "ClassDBKoneksi" , Class ini di gunakan sebagai koneksi untuk menghubungkan ke dalam database. Guanakan code berikut ini :

 private static Connection koneksi;  
 public static Connection getkoneksi(){  
    if(koneksi==null){  
      try {  
        String url=new String();  
        String user=new String();  
        String password=new String();  
        url="jdbc:mysql://localhost:3306/db_java1";  
        user="root";  
        password="";  
        DriverManager.registerDriver(new com.mysql.jdbc.Driver());  
        koneksi=DriverManager.getConnection(url,user,password);  
      }catch (SQLException t){  
        System.out.println("Eror membuat koneksi");  
      }  
     }  
    return koneksi;  
  }  

Keterangan :
  • "koneksi" pada bagian atas, adalah variabel baru yang akan kita gunakan sebagai penghubung dengan fungsi yang ada pada di dalamnya
  • db_java adalah nama database yang kita buat sebelumnya
  • Localhost adalah local server kita
  • 3306 merupakan port yang di gunakan pada localserver kita.

4. Membuat Form

Buatlah sebuah form  menggunakan "Jframeform" dengan tampilan seperti gambar di bawah ini. form ini menggunakan :
  • 3 JtextField dengan Variabel Name atau nama, TxtNim, TxtNama, TxtAlamat.
  • 4 tombol yaitu simpan, edit, hapus, dan batal, dengan Variabel Name BtnSimpan, BtnEdit, BtnHapus, BtnBatal
  • 1 buath tabel dengan Variabel Name tblSiswa.
Buatlah From berikut ini menggunakan nama-nama variabel di atas. Pastikan nama-nama variabel yang anda buat sama sebelum ke tahap selanjutnya.


4. Membuat Fungsi Menampilkan data Pada Tabel


Sebelumnya buat terlebih dahulu Variabel Model, letakkan di bawah public class FrmSiswa extends javax.swing.JFrame { . Masukkan code berikut ini.

 private DefaultTableModel model;  

Kemudian buatlah fungsi Public Final Void dengan nama "loadData", fungsi ini di gunakan untuk memanggil data saat pertama kali form di tampilkan.

   public final void loadData(){  
   model.getDataVector().removeAllElements();  
   model.fireTableDataChanged();  
   try{  
     Connection c= ClassDBKoneksi.getkoneksi();  
     Statement s= c.createStatement();  
     String sql="Select * from t_siswa";  
     ResultSet r=s.executeQuery(sql);  
     while(r.next()){  
       Object[]o=new Object[4];  
       o[0]=r.getString("nim");  
       o[1]=r.getString("nama");  
       o[2]=r.getString("alamat");  
       model.addRow(o);  
     }  
     r.close();  
     s.close();  
     ShowData();  
   }catch(SQLException e){  
     System.out.println("Terjadi Kesalahan");  
   }    
 }  


Buatlah fungsi Public Void dengan nama "ShowData", Fungsi ini di gunakan untuk menampilkan data pada database ke dalam tabel, dengan code sebagai berikut ini :

   public void ShowData(){  
   int i=TblSiswa.getSelectedRow();  
   if(i==-1)  
   { return; }  
   String NIM=(String)model.getValueAt(i, 0);  
   TxtNim.setText(NIM);  
   TxtNim.disable();  
   String NAMA=(String)model.getValueAt(i, 1);  
   TxtNama.setText(NAMA);  
   String ALAMAT=(String)model.getValueAt(i, 2);  
   TxtAlamat.setText(ALAMAT);  
 }  

5. Fungsi Membersihkan Text

Fungsi ini di gunakan untuk membersikan text, apa bila text terisi oleh nilai maka dengan memanggil fungsi ini text akan kosong kembali, 

  public void HapusText(){  
   this.TxtNim.setText(null);  
   this.TxtNama.setText(null);  
   this.TxtAlamat.setText(null);  
   TxtNim.enable();  
   this.TxtNim.requestFocusInWindow();  
   }  

6. Fungsi Menyimpan Data

Fungsi ini digunakan untuk menyimpan data pada text yang kita isi ke dalam database.

 public void TambahData(){   
   String nim =this.TxtNim.getText();  
   String nama=this.TxtNama.getText();  
   String alamat=this.TxtAlamat.getText();  
   try{  
     Connection c=ClassDBKoneksi.getkoneksi();  
     String sql="Insert into t_siswa (nim,nama,alamat) values (?,?,?)";  
     PreparedStatement p=(PreparedStatement)c.prepareStatement(sql);  
     p.setString(1,nim);  
     p.setString(2,nama);  
     p.setString(3,alamat);  
     p.executeUpdate();  
     p.close();  
   }catch(SQLException e){  
   System.out.println(e);  
   }finally{  
   loadData();  
   JOptionPane.showMessageDialog(this,"Data Telah Tersimpan");  
  }  
 }  


7. Fungsi Mengubah Data

Fungsi memperbarui data yang telah tersimpan di dalam database. data yang tersimpan bisa kita rubah kembali, kecuali prymary key dari data tersebut.

   public void UpadateData(){  
   int i= TblSiswa.getSelectedRow();  
     if(i==-1)  
     {  
       return;  
     }  
     String nim=(String)model.getValueAt(i, 0);//boleh di ganti id  
     String nama=this.TxtNama.getText();  
     String alamat=this.TxtAlamat.getText();  
     try{  
       Connection c= ClassDBKoneksi.getkoneksi();  
       String sql ="UPDATE t_siswa set nama=?,alamat=? WHERE nim=?";  
       PreparedStatement p=(PreparedStatement)c.prepareStatement(sql);  
           p.setString(1,nama);  
           p.setString(2,alamat);  
           p.setString(3,nim);//yang kode atau id letakkan di nomor terakhir  
           //p.setString(2,password);  
           p.executeUpdate();  
           p.close();  
     }catch(SQLException e){  
       System.out.println("Terjadi Kesalahan");  
     }finally{  
       loadData();  
       JOptionPane.showMessageDialog(this,"Data Telah Diubah");  
     }  
 }  

8. Fungsi Menghapus Data

Fungsi untuk  menghapus data pada database, buatlah public void dengan nama "DeleteData", kemudian masukkan kode berikut ini.

   public void DeleteData(){  
   int i =TblSiswa.getSelectedRow();  
   if(i==-1)  
   { return;  }  
   String KODE=(String)model.getValueAt(i, 0);//nidn boleh diganti id  
   try {  
     Connection c= ClassDBKoneksi.getkoneksi();  
     String sql="DELETE From t_siswa WHERE nim=?";  
     PreparedStatement p=(PreparedStatement)c.prepareStatement(sql);  
     p.setString(1,KODE);  
     p.executeUpdate();  
     p.close();  
   }catch(SQLException e){  
     System.out.println("Terjadi Kesalahan");  
   }finally{  
     loadData();  
     JOptionPane.showMessageDialog(this,"Sukses Hapus Data...");  
   }  
 }  


9. Fungsi Memanggil Data

Fungsi ini di buat untuk memanggil data untuk di proses, proses yang di maksud di sini adalah untuk mengekskusi data apakah data akan di hapus atau di edit Buatlah fungsi Public Vodi dengan nama "ShowData"

   public void ShowData(){  
   int i=TblSiswa.getSelectedRow();  
   if(i==-1)  
   { return; }  
   String NIM=(String)model.getValueAt(i, 0);  
   TxtNim.setText(NIM);  
   TxtNim.disable();  
   String NAMA=(String)model.getValueAt(i, 1);  
   TxtNama.setText(NAMA);  
   String ALAMAT=(String)model.getValueAt(i, 2);  
   TxtAlamat.setText(ALAMAT);  
 }  


10. Aktifkan Button Simpan

Untuk mengaktifkan tombol JButton yang telah kita beri nama "BtnSimpan" caranya dengan click kanan pada Button Simpan, Pilih Event -> Action -> Action Performed. Kemudian masukkan code di bawah ini untuk memanggil fungsi-fungsi yang kita buat di atas.

 this.TambahData();  
 this.HapusText();  
 this.ShowData();


11. Aktifkan Button Edit

Caranya sama dengan Button simpan di atas, Pilih Event -> Action -> Action Performed. Kemudian masukkan kode di bawah ini.

 this.UpadateData();  
 this.HapusText();  
 this.ShowData();   


12.Aktifkan Button Hapus

Pilih Event -> Action -> Action Performed. Kemudian masukkan kode di bawah ini.

 this.DeleteData();  
 this.HapusText();  
 this.ShowData();  


13. Aktifkan Button Batal

Pilih Event -> Action -> Action Performed. Kemudian masukkan kode di bawah ini.

 this.HapusText();

14. Aktifkan KLIK Tabel

Pilih Event -> Mouse -> Mouse Click. Kemudian masukkan kode di bawah ini.

 this.ShowData();  


Demikian Materi tentang CRUD Netbeans ini, jika ada pertanyaan silahkan tuliskan di kolom komentar, saya akan senang sekali untuk diskusi bersama anda.

Perintah Perulangan Pada Java di Netbeans

1/21/2017 Add Comment



Konsep dasar perulangan dalam pemograman harus di fahami secara utuh oleh proggammer, karena dalam pembangunan aplikasi kita tidak akan terlepas  oleh printah yang di sebut perulangan ini.

Dalam penjelasan perulangan kali ini saya akan menguraikan berdasarkan konsep dasar dan contoh penggunaannya secara langsung.

Sebaiknya jika anda ingin memahaminya, anda harus mepraktekkan langsung pada Netbeans anda. Berikut ini kami uraikan Printah For, Printah While, dan do While.

Perintah FOR () Pada Java

 for(inisialisasi; syarat; perubahan nilai) {  
   //perintah-perintah yang akan diulang  
 }  

Inisialisasi nilai adalah tempat dimana kita akan memberikan nilai awal pada variable counter (variable yang digunakan untuk menghitung jumlah perulangan). Syarat pengulangan adalah syarat yang harus dipenuhi agar perulangan tetap dilakukan.

Perubahan nilai adalah perubahan yang akan dilakukan pada tiap putaran untuk menjamin bahwa perulangan tersebut tidak akan berlangsung terus-menerus. Berikut ini adalah flowchart yang menunjukkan bagaimana perintah for() dikerjakan:


Contoh Program perulangan menggunakan FOR() pada java Netbeans, Paste kode di bawah ini pada class yang anda buat, anda dapat memahami dengan cepat kondisi perulangan dengan mempraktekkan pada Netbeans anda.

Contho Kode Perulangan FOR()

 public class ClassPerulangan {  
   public static void main(String[] args) {  
     int a = 0;  
     for (a=0; a<5; a++){  
       System.out.println("Nilah a : "+a);  
     }  
   }  
 }  

Tampilan pada Java Netbeans


Hasil Perulangan




Perintah WHILE() Pada Java

 while(syarat pengulangan) {  
    //perintah-perintah yang akan diulang  
 }  

Berbeda dengan for(), while() tidak memiliki inisialisasi. Oleh karena itu, inisialisasi harus diberikan sebelum perintah while(). Statement yang melakukan perubahan nilai juga perlu diberikan di dalam perintah-perintah yang akan diulang.

Hal ini perlu dilakukan untuk menjamin bahwa perintah while() tidak akan melakukan perulangan terus-menerus. Berikut ini adalah flowchart yang menunjukkan bagaimana perintah while() dikerjakan:


Contoh Kode dengan printah WHILE() 

 public class ClassPerulangan {  
   public static void main(String[] args) {  
     int a = 0;  
     while (a<5){  
       System.out.println("Nilah a : "+a);  
       a++;  
     }  
   }  
 }

Tampilan Pada Java Netbeans



Printah DO WHILE() Pada Java

 do {  
    //perintah-perintah yang akan diulang  
 } while (syarat pengulangan);  

Perintah do while() akan menjalankan statement miliknya minimal satu kali, meskipun syarat pengulangan tidak terpenuhi.

Berikut ini adalah flowchart yang menunjukkan bagaimana perintah do while() dikerjakan:



Contoh Kode dengan printah DO WHILE() 

 public class ClassPerulangan {  
   public static void main(String[] args) {  
     int a = 0;  
     do{  
       System.out.println("Nilah a : "+a);  
       a++;  
     }while(a

Tampilan Pada Java Netbeans




Setelah anda mempraktekkan seluruh contoh di atas, anda harus memahami alur dari setiap perulangan tersebut sebelum memulai project anda.


Penggunaan Kondisi Pada Program Java Netbeans

1/21/2017 Add Comment
Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang kondisi. Secara umum kondisi adalah sebab yang menimpa pada suatu persoalan. Dalam contoh ini saya membuat perumpamaan kondisi pada dunia nyata seperti gambar di bawah ini.

Misalnya ipin adalah anak yang nakal, kemudian ia membuat keributan di sebuah kelas, karena teman-teman sedang belajar maka mereka terganggu oleh ipin, secara sepontan ipin di pukuli oleh teman-teman yang lain.

Kondisi yang menipa ipin dalam kasus ini adalah karena ia mengganggu temannya yang sedang belajar, jika ipin tidak mengganggu maka ipin akan mendapat pujian oleh temannya. (ilustrasi).


Kondisi digunakan untuk mengarahkan perjalanan suatu proses. Penyeleksian kondisi diibaratkan sebagai katup atau kran yang mengatur jalannya air. Bila katup terbuka maka air akan mengalir dan sebaliknya bila katup tertutup air tidak akan mengalir atau akan mengalir melalui tempat lain.
Fungsi penyeleksian kondisi sangat penting dalam pemogramman, mari simak penjelasan penggunan kondisi pada pemogramman java berikut ini.

1. Struktur Kondisi “if…”

Struktur if dibentuk dari pernyataan if dan sering digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi tunggal. Bila proses yang diseleksi terpenuhi atau bernilai benar, maka pernyataan yang ada di dalam blok if akan diproses dan dikerjakan. Bentuk umum struktur kondisi if adalah :

if(kondisi){
 Bila kondisi bernilai benar atau true maka bagian ini dijalankan
 Bila kondisi benilai salah atau false maka bagian ini tidak dijalankan
}
Contoh Kode Program Kondisi pad Java :
Pada contoh ini kita ibaratkan pada perhitungan nilai, jika ipin mendapat nilai

import java.util.Scanner;
public class IfElseSatu {

 public static void main(String[] args) {
   float nilai;
   Scanner masukan= new Scanner(System.in);
   System.out.print("Masukan nilai yang didapat : ");
   nilai = masukan.nextFloat();
   if(nilai > 70 && nilai<=100){
     System.out.print("SELAMAT ANDA LULUS !!");
   }else{
    System.out.print("MAAF ANDA TIDAK LULUS !!");
   } 
 }
}

2. Struktur Kondisi “if…else if…else…”

Dalam struktur kondisi if…..elseif…else minimal terdapat 3 pernyataan.Pada struktur ini setiap kondisi diperiksa, jika kondisi tersebut benar maka pernyataan yang berada di ruang lingkupnya yang dijalankan, namun bila semua kondisi tidak benar maka pernyataan pada bagian terakhir yang dijalankan.

Bentuk umumnya adalah sebagai berikut :
if(kondisi 1){
Bila kondisi1 bernilai benar atau true maka HANYA bagian ini dijalankan. }else if(kondisi 2){ Bila kondisi2 bernilai benar atau true maka HANYA bagian ini dijalankan. }else if(kondisi 3){ Bila kondisi3 bernilai benar atau true maka HANYA bagian ini dijalankan. }else{ Bila kondisi1, kondisi2 dan kondisi3 bernilai salah atau false maka bagian ini yang dijalankan }
Contoh Kode Program :
Pada contoh di bawah ini kita akan memasukkan nilai (variabel) nilai sebuah mata perkuliahan, kondisi yang akan di buat adalah sebagai berikukt :
- jika nilai ipin di atas 80 maka ia mendapatkan nilai A
- jika nilai ipin di atas 70 maka ia mendapatkan nilai B
- jika nilai ipin di atas 60 maka ia mendapatkan nilai C
- jika nilai ipin di atas 50 maka ia mendapatkan nilai D
- jika nilai ipin tidak sama dengan sumua nilai di atas, maka ia mendapat nilai E
import java.util.Scanner;
public class IfElseIf {

 public static void main(String[] args) {
   float nilai;
   Scanner masukan= new Scanner(System.in);
   System.out.print("Masukan nilai yang didapat : ");
   nilai = masukan.nextFloat();
   if(nilai > 80){
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai A");
   }else if(nilai > 70){
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai B");
   }else if(nilai > 60){
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai C");
   }else if(nilai > 50){
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai D");
   }else {
     System.out.print("Anda Mendapat Nilai E");
   } 
 }
}

Tampilan Pada Program


Seluruh kondisi pada program akan menggunakan metode yang sama, tinggal kita mengatur dimana kondisi tersebut akan di gunakan, kita dapat mengimplementasikan hasil dari kondisi yang dapatkan.

 Pantun :  
 Berakit-rakit kita kehulu  
 Berengan-renang ketepian  
 Bersakit-sakit dahulu  
 Terima proyeknya kemudian  
- Sandi Fadiah Bahri  

Mengenal Variabel Pada Pemogramman Java

1/20/2017 Add Comment



Pengertian Variabel

Variabel adalah satuan dasar penyimpanan dalam suatu program. Sedangkan dalam dunia nyata, variabel dapat kita ibaratkan sebuah tempat penyimpanan yang dapat menampung suatu benda yang sesuai dengan tempat penyimpanan tersebut.

Contohnya : Rak sepatu yang di khususkan untuk menampung sepatu, maka yang dapat ditampungnya adalah sepatu saja, dan tidak mungkin untuk menampung makanan atau hal lainnya.

Dalam pemrograman Java, suatu variabel dapat bersifat lokal (sementara). Misalakan variabel yang ada di dalam perulangan for, atau dapat juga varaibel instance yang dapat diakses oleh semua method dalam class.

Contoh dalam dunia nyata, adalah sepatu yang dalam contoh diatas sebagai tampungan dari rak sepatu. Rak sepatu merupakan perumpamaan dari variabel, dan untuk sesuatu benda ( sepatu ) yang ada di dalam variabel disebut nilai.

Nilai dalam suatu variabel dapat berubah selama program berjalan. Nilai yang tersimpan dalam suatu variabel tidak harus berupa bilangan atau sepatu saja. Kita juga dapat membuat variabel yang dapat menampung huruf, seperti halnya kita dapat membuat tempat penyimpanan khusus untuk sandal selain untuk sepaatu.

Nah jenis nilai yang tersimpan dalam variabel ini dalam Java tergantung pada tipe data yang didukung oleh Java.

Variabel dalam Java

Ketika kita bekerja menggunakan variabel dalam pemrograman Java, hal yang perlu kita cermati adalah bahwa dalam Java terdapat beberapa jenis variabel. Diantara variabel-varibel tersebut adalah :
  • Variabel Lokal
  • Variabel Kelas ( Variabel Static )
  • Variabele Instance ( Variabel Non-Static )
Setiap variabel dalam Java memiliki tipe yang spesifik, yang enentukan ukuran dan layout memori, jangkauan nilai yang dapat disimpan, dan operasi-operasi yang dapat dijalankan terhadap variabel. Dalam Java, kita harus mendeklarasikan semua varibel sebelum digunakan.  Berikut merupakan bentuk dasar deklarasi variabel :

 tipe data variabel [=nilai][,variabel[=nilai]….];

Berikut ini adalah contoh deklarasi dan inisialisasi variabel dalam Java :

 int a, b, c;        //Mendeklarasikan tiga int yaitu a, b, dan c.  
 int a=10, b=10;     //Contoh inisialisasi.  
 byte B=22;          //Inisialisasi variabel B dengan type byte.  
 double pi=3.14159;  //Deklarasi dan inisialisai nilai pi.  
 char a=’a’;         //variabel char a diinisialisai dengan ‘a’.  

Variable Lokal

Variabel lokal memiliki ciri-ciri :
  • Variabel lokal dideklarasikan didalam method, konstruktor atau blok.
  • Variabel lokal dibuat saat method, kontruktor atau blok mulai dijalankan dan akan dihapus saat selesai dijakankan.
  • Modifier akses tidak dapat digunakan untuk variabel lokal.
  • Variabel lokal hanya dapat digunakan didalam method, konstruktor, atau blok tempat pendeklarasiannya.
  • Tidak ada nilai default untuk variabel lokal sehingga variabel lokal harus dideklarasikan dan diinisialisasikan sebelum digunakan.
Berikut ini contoh variabel lokal yang didefinisikan di dalam method umurKucing() dan lingkup penggunaannya hanya di dalam method tersebut.
     public class Tes {  
     public void umurKucing() {  
     int umur=0;  
     umur=umur+7;  
     System.out.println("Umur kucing adalah : "+umur);  
     }
     public static void main(String args[])  
     {  
     Tes tes = new Tes(); tes.umurKucing();  
     }  
     }  

    Tampilan pada kode java



    Variabel Instance

    Variabel Instance atau Variabel Non-Static memiliki ciri ciri :
    • Variabel instance dideklarasikan didalam kelas, tetapi di luar method, konstructor, atau blok.
    • Saat sebuah objek dibuat, tempat untuk setiap ariabel instance disiapkan dalam memori.
    • Variabel instance dibuat saat sebuat objek dibuat dengan kata kunci ‘new’ dan dihapus saat objek tersebut dihapus.
    • Variabel instance dapat dideklarasikan dalam kelas sebelum atau sesudah penggunaan.
    • Modifier akses dapat digunakan oleh semua method, konstruktor, dan blok di dalam kelas.
    • Variabel instance memiliki nilai default ; untuk tipe numerik 0, untuk Boolean false, dan untuk referensi objek adalah null.
    Berikut merupakan contoh penggunaan Variabel Instance :

     import java.io.*;  
     public class Karyawan {  
     //variabel instance ini dapa digunakan oleh semua subkelas  
     //(kelas anak).  
     public String nama;  
     //variabel nama diinisialisaikan dalam konstruktor.  
     public Karyawan (String namaKar)  
     {  
     nama=namaKar;  
     }  
     //Method ini menampilkan informasi Karyawan.  
     public void tampilKar()  
     {  
     System.out.println("Nama : "+nama);  
     }  
     public static void main(String[] args) {  
     Karyawan karSatu=new Karyawan("Puruhita Mega");  
     karSatu.tampilKar();  
     }  
     }  




    Variabel Kelas

    Variabel Kelas atau Variabel Static memiliki ciri-ciri :
    • Variabel kelas/static dideklarasikan dengan katakunci static didalam kelas, tetapi diluar method, konstruktor, atau blok.
    • Hanya ada satu salinan dari variabel kelas per kelas.
    • Variabel static biasanya dideklarasikan sebagai konstanta. Variabel konstanta nilainya tetap dan tidak berubah.
    • Variabel static dibuat ketika program dimulai dan dihapus saat program berhenti.
    • Variabel static memiliki nilai default yang sama dengan varibake instance.
    • Variabel static dapat diakses dengan memanggil nama kelas.NamaKelas.NamaVariabel.
    • Saat mendeklarasikan variabel kelas dengan public static final, maka nama variabel (konstanta) dituliskan semua dalam huruf kapital. Jika variabel static tidak dideklarasikan dengan public final, sintaks pertamanya sama dengan variabel instance dan lokal.
    Berikut contoh penggunaan variabel kelas :

     import java.io.*;  
     public class Karyawan {  
     //variabel gaji adalah variabel private static.  
     private static double gaji;
    
     //DEPARTEMENT adalah konstanta.  
     public static final String DEPARTEMENT="Pengembangan";  
     public static void main(String args[])  
     {  
     gaji=1000;  
     System.out.println(DEPARTEMENT+"Gaji rata-rata : "+gaji);  
     }  
     }




    Dalam prakteknya, penggunaan setiap variabel dapat di sesuaikan dengan kebutuhan pemogramman yang akan anda buat, Variabel dapat di artikan sebagai media penyimpanan nilai yang kita inginkan untuk kebutuhan program.

    Nilai dalam variabel dapat di olah untuk mendapatkan nilai lainnya, maka sangat penting memahami variabel sebelum anda memulai membuat program.

    Memahami variabel dalam setiap bahasa pemograman seperti ibaratkan anda ingin membuat kue, maka anda harus memahami bahan-bahan dan alat yang di gunakan untuk membuat kue. Tanpa anda mengetahui bahan dan alat yang digunakan, maka anda tidak akan mendapatkan hasil kue yang sempurna

     Motivasi :
     "Pejuang tidak akan berhenti melangkah apa bila langkah pertama telah di mulai"  
     -Sandi Fadilah Bahri  

    Mengenal Bahasa Pemogramman Netbeans

    1/20/2017 Add Comment
    Netbeans adalah aplikasi Integrated Development Environment (IDE) yang berbasis Java dari Sun Microsystems yang berjalan di atas swing. Swing adalah sebuah teknologi Java untuk pengembangan aplikasi dekstop yang dapat berjalan pada berbagai macam platform seperti windows, linux, Mac OS X dan Solaris.

    IDE adalah lingkup pemrograman yang di integrasikan ke dalam suatu aplikasi perangkat lunak yang menyediakan Graphic User Interface (GUI), suatu kode editor atau text, suatu compiler dan suatu debugger.


    Netbeans dapat digunakan progammer untuk menulis, meng-compile, mencari kesalahan dan menyebarkan program netbeans yang ditulis dalam bahasa pemrograman java namun selain itu dapat juga mendukung bahasa pemrograman lainnya dan program ini pun bebas untuk digunakan dan untuk membuat professional dekstop, enterprise, web, and mobile applications dengan Java language, C/C++, dan bahkan dynamic languages seperti PHP, JavaScript, Groovy, dan Ruby.

    NetBeans merupakan proyek kode terbuka yang sukses dengan pengguna yang sangat luas, komunitas yang terus tumbuh dan bertambah, dan memiliki hampir 200 mitra (dan terus bertambah!).

    Sun Microsystems mendirikan proyek NetBeans pada bulan Juni 2000 dan terus menjadi sponsor utama. Dan saat ini pun netbeans memiliki 2 produk yaitu Platform Netbeans dan Netbeans IDE.

    Platform Netbeans merupakan framework yang dapat digunakan kembali (reusable) untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi deskto dan Platform NetBeans juga menawarkan layanan-layanan yang umum bagi aplikasi dekstop, mengijinkan pengembang untuk fokus ke logika yang spesifik terhadap aplikasi.

    Fitur fitur yang terdapat dalam netbeans antara lain:
    • Smart Code Completion: untuk mengusulkan nama variabel dari suatu tipe, melengkapi keyword dan mengusulkan tipe parameter dari sebuah method.
    • Bookmarking: fitur yang digunakan untuk menandai baris yang suatu saat hendak kita modifikasi.
    • Go to commands: fitur yang digunakan untuk jump ke deklarasi variabel, source code atau file yang ada pada project yang sama.
    • Code generator: jika kita menggunakan fitur ini kita dapat meng-generate constructor, setter and getter method dan yang lainnya.
    • Error stripe: fitur yang akan menandai baris yang eror dengan memberi highlight merah.

    Awal kemunculan aplikasi NetBeans yakni pada tahun 1997 yaitu sebagai sebuah proyek mahasiswa. Pada tahun tersebut, suatu perusahaan dibangun oleh Roman Staněk di sekitar proyek mahasiswa tersebut lalu perusahaan tersebut memulai memproduksi terbitan-terbitan NetBeans IDE yang bersifat perdagangan hingga akhirnya dibeli oleh Sun Microsystems di tahun 1999 lalu menjadikan NetBeans IDE sebagai serambi bersifat sumber terbuka pada bulan Juni 1999.
    [sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/NetBeans]